Tampilkan postingan dengan label Home. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Home. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Kisah Asal usul Hajar Aswad



Ketika Nabi Ibrahim as bersama anaknya membina Ka'bah banyak kekurangan yang dialaminya. Pada mulanya Ka'bah itu tidak ada bumbung dan pintu masuk. Nabi Ibrahim as bersama Nabi Ismail bertungkus kumus untuk menjayakan pembinaannya dengan mengangkut batu dari berbagai gunung.
Dalam sebuah kisah disebutkan apabila pembinaan Ka'bah itu selesai, ternyata Nabi Ibrahim masih merasakan kekurangan sebuah batu lagi untuk diletakkan di Ka'bah.
Nabi Ibrahim berkata Nabi Ismail berkata, "Pergilah engkau mencari sebuah batu yang akan aku letakkan sebagai penanda bagi manusia."
Kemudian Nabi Ismail as pun pergi dari satu bukit ke satu bukit untuk mencari batu yang baik dan sesuai. Ketika Nabi Ismail as sedang mencari batu di sebuah bukit, tiba-tiba datang malaikat Jibril as memberikan sebuah batu yang cantik. Nabi Ismail dengan segera membawa batu itu kepada Nabi Ibrahim as. Nabi Ibrahim as. merasa gembira melihat batu yang sungguh cantik itu, beliau menciumnya beberapa kali. Kemudian Nabi Ibrahim as bertanya, "Dari mana kamu dapat batu ini?"
Nabi Ismail berkata, "Batu ini kuterima daripada yang tidak memberatkan cucuku dan cucumu (Jibril)."
Nabi Ibrahim mencium lagi batu itu dan diikuti oleh Nabi Ismail as. Sehingga sekarang Hajar Aswad itu dicium oleh orang-orang yang pergi ke Baitullah. Siapa saja yang bertawaf di Ka'bah disunnahkan mencium Hajar Aswad. Beratus ribu kaum muslimin berebut ingin mencium Hajar Aswad itu, yang tidak mencium cukuplah dengan memberikan isyarat lambaian tangan saja.
Ada riwayat menyatakan bahwa dulunya batu Hajar Aswad itu putih bersih, tetapi akibat dicium oleh setiap orang yang datang menziarahi Ka'bah, ia menjadi hitam seperti terdapat sekarang. Wallahu a'alam.
Apabila manusia mencium batu itu maka timbullah perasaan seolah-olah mencium ciuman Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ingatlah wahai saudara-saudaraku, Hajar Aswad itu merupakan tempat diperkenan doa. Bagi yang ada kelapangan, berdoalah di sana, Insya Allah doanya akan dikabulkan oleh Allah. Jagalah hati kita sewaktu mencium Hajar Aswad supaya tidak menyengutukan Allah, sebab tipu daya syaitan kuat di Tanah Suci Mekah.
Ingatlah kata-kata Khalifah Umar bin Al-Khattab apabila beliau mencium batu itu (Hajar Aswad) : "Aku tahu, sesungguhnya engkau hanyalah batu biasa. Andaikan aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu, sudah tentu aku tidak akan melakukan (mencium Hajar Aswad)."

Selasa, 26 Februari 2013

Biography JOKOWI

Ir. H. Joko Widodo (lahir di Surakarta, 21 Juni 1961; umur 51 tahun),[2] atau yang lebih akrab dipanggil Jokowi, adalah Gubernur DKI Jakarta terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2012. Ia merupakan gubernur ke-17 yang memimpin ibu kota Indonesia.
Sebelumnya, Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta (Solo) selama dua periode, 2005-2010 dan 2010-2015, namun baru 2 tahun menjalani periode keduanya, ia mendapat amanat dari warga Jakarta untuk memimpin Ibukota Negara. Dalam masa jabatannya di Solo, ia didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil walikota. Ia dicalonkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.[3]

Masa kecil

Joko Widodo lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo.[4] Dengan kesulitan hidup yang dialami, ia terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk tetap berjalan kaki. Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, ia mulai pekerjaan menggergaji di umur 12 tahun.[5][6] Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali di masa kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Walikota Surakarta saat harus menertibkan pemukiman warga.[7]

 

Masa kuliah dan berwirausaha

Dengan performa akademis yang dimiliki, ia diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya.[8]
Selepas kuliah, ia bekerja di BUMN, namun tak lama memutuskan keluar dan memulai usaha dengan menjaminkan rumah kecil satu-satunya, dan akhirnya berkembang sehingga membawanya bertemu Micl Romaknan, yang akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, Jokowi. Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, ia mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya untuk memasuki dunia politik. Ia ingin menerapkan kepemimpinan manusiawi dan mewujudkan kota yang bersahabat untuk penghuninya.[9]

Karier politik

Wali kota Surakarta

Dengan berbagai pengalaman di masa muda, ia mengembangkan Solo yang buruk penataannya dan berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan. Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di universitas luar negeri.[10]

 

Rebranding Solo

Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui slogan Kota Solo yaitu "Solo: The Spirit of Java". Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka (disiarkan oleh televisi lokal) dengan masyarakat. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya.[11] Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008 ini. Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.

Mendamaikan Keraton Surakarta

Pada tanggal 11 Juni 2004, Paku Buwono XII wafat tanpa sempat menunjuk permaisuri maupun putera mahkota, sehingga terjadi pertentangan antara kedua putranya, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan (SDISKS) Paku Buwono XIII dan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan. Selama tujuh tahun ada dua raja yang ditunjuk oleh kedua pihak di dalam satu Keraton.[12]
Konflik ini akhirnya mendorong campur tangan pemerintah Republik Indonesia dengan menawarkan dualisme kepemimpinan, dengan Paku Buwono XIII sebagai Raja dan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan sebagai wakil atau Mahapatih. Penandatanganan kesepahaman ini didukung oleh empat perwakilan menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pekerjaan Umum serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Namun konflik belum selesai karena beberapa keluarga keraton masih menolak penyatuan ini.[13]
Puncaknya adalah penolakan atas Raja dan Mahapatih untuk memasuki Keraton pada tanggal 25 Mei 2012. Keduanya dicegat di pintu utama Keraton di Korikamandoengan.[14] Jokowi akhirnya berperan menyatukan kembali perpecahan ini setelah delapan bulan menemui satu per satu pihak keraton yang terlibat dalam pertentangan.[15] Pada tanggal 4 Juni 2012 akhirnya Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan berakhirnya konflik Keraton Surakarta yang didukung oleh pernyataan kesediaan melepas gelar oleh Panembahan Agung Tedjowulan, serta kesiapan kedua keluarga untuk melakukan rekonsiliasi.[16]

Penghargaan

Atas prestasinya, oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008".[17] Kebetulan di majalah yang sama pula, Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab dengan panggilan Ahok pernah terpilih pula dalam "10 Tokoh 2006" atas jasanya memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Belitung Timur. Ahok kemudian akan menjadi pendampingnya di Pilgub DKI tahun 2012.[18]
Pada tanggal 12 Agustus 2011, ia juga mendapat penghargaan Bintang Jasa Utama untuk prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri kepada rakyat.[19] Bintang Jasa Utama ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil

Gubernur Jakarta

Suasana di posko pemenangan Jokowi
 di Jalan Borobudur 22
Jokowi diminta secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta[21] pada Pilgub DKI tahun 2012. Karena merupakan kader PDI Perjuangan, maka Jusuf Kalla meminta dukungan dari Megawati Soekarnoputri, yang awalnya terlihat masih ragu. Sebagai wakil, Basuki T Purnama yang saat itu menjadi anggota DPR dicalonkan mendampingi Jokowi dengan pindah ke Gerindra karena Golkar telah sepakat mendukung Alex Noerdin sebagai Calon Gubernur.[22]
Pasangan ini awalnya tidak diunggulkan. Hal ini terlihat dari klaim calon petahana yang diperkuat oleh Lingkaran Survei Indonesia bahwa pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli akan memenangkan pilkada dalam satu putaran.[23] Selain itu, PKS yang meraup lebih dari 42 persen suara untuk Adang Daradjatun di pilkada 2007 juga mengusung Hidayat Nur Wahid yang sudah dikenal rakyat sebagai Ketua MPR RI periode 2004-2009. Dibandingkan dengan partai lainnya, PDIP dan Gerindra hanya mendapat masing-masing hanya 11 dan 6 kursi dari total 94 kursi, jika dibandingkan dengan 32 kursi milik Partai Demokrat untuk Fauzi Bowo, serta 18 Kursi milik PKS untuk Hidayat Nur Wahid.[24] Namun LP3ES sudah memprediksi bahwa Jokowi dan Fauzi Bowo akan bertemu di putaran dua.[25]
Hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei pada hari pemilihan, 11 Juli 2012 dan sehari setelah itu, memperlihatkan Jokowi memimpin, dengan Fauzi Bowo di posisi kedua.[26] Pasangan ini berbalik diunggulkan memenangi pemilukada DKI 2012 karena kedekatan Jokowi dengan Hidayat Nur Wahid saat pilkada Walikota Solo 2010[27] serta pendukung Faisal Basri dan Alex Noerdin dari hasil survei cenderung beralih kepadanya.[28]

 

Pilkada 2012 putaran kedua

Jokowi berusaha menghubungi dan mengunjungi seluruh calon,[29] termasuk Fauzi Bowo,[30] namun hanya berhasil bersilaturahmi dengan Hidayat Nur Wahid[31] dan memunculkan spekulasi adanya koalisi di putaran kedua.[32] Setelahnya, Fauzi Bowo juga bertemu dengan Hidayat Nur Wahid.
Namun keadaan berbalik setelah partai-partai pendukung calon lainnya di putaran pertama, malah menyatakan dukungan kepada Fauzi Bowo.[33] Hubungan Jokowi dengan PKS juga memburuk dengan adanya tudingan bahwa tim sukses Jokowi memunculkan isu mahar politik Rp50 miliar.[34] PKS meminta isu ini dihentikan,[35] sementara tim sukses Jokowi menolak tudingan menyebutkan angka imbalan tersebut.[36] Kondisi kehilangan potensi dukungan dari partai-partai besar diklaim Jokowi sebagai fenomena "Koalisi Rakyat melawan Koalisi Partai".[37] Klaim ini dibantah pihak Partai Demokrat karena PDI Perjuangan dan Gerindra tetap merupakan partai politik yang mendukung Jokowi, tidak seperti Faisal Basri dan Hendrardji yang merupakan calon independen.[38] Jokowi akhirnya mendapat dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Misbakhun dari PKS,[39] Jusuf Kalla dari Partai Golkar,[40] Indra J Piliang dari Partai Golkar,[41] serta Romo Heri yang merupakan adik ipar Fauzi Bowo.[42]
Pertarungan politik juga merambah ke dunia media sosial dengan peluncuran Jasmev,[43] pembentukan media center,[44] serta pemanfaatan media baru dalam kampanye politik seperti Youtube.[45] Pihak Fauzi Bowo menyatakan juga ikut turun ke media sosial, namun mengakui kelebihan tim sukses dan pendukung Jokowi di kanal ini.[46]
Putaran kedua juga diwarnai berbagai tudingan kampanye hitam, yang antara lain berkisar dalam isu SARA,[47] isu kebakaran yang disengaja,[48] korupsi,[49] dan politik transaksional.[50]
Menjelang putaran kedua, berbagai survei kembali bermunculan yang memprediksi kemenangan Jokowi, antara lain 36,74% melawan 29,47% oleh SSSG,[51] 72,48% melawan 27,52% oleh INES,[52] 45,13% melawan 37,53% dalam survei elektabilitas oleh IndoBarometer,[53] 45,6% melawan 44,7% oleh Lembaga Survei Indonesia.[54]
Setelah pemungutan suara putaran kedua, hasil penghitungan cepat Lembaga Survei Indonesia memperlihatkan pasangan Jokowi - Ahok sebagai pemenang dengan 53,81%. Sementara rivalnya, Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli mendapat 46,19%.[55] Hasil serupa juga diperoleh oleh Quick Count IndoBarometer 54.24% melawan 45.76%,[56] dan lima stasiun TV.[57] Perkiraan sementara oleh metode Quick Count diperkuat oleh Real Count PDI Perjuangan dengan hasil 54,02% melawan 45,98%,[58] Cyrus Network sebesar 54,72% melawan 45,25%.[59] Dan akhirnya pada 29 September 2012, KPUD DKI Jakarta menetapkan pasangan Jokowi - Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI yang baru untuk masa bakti 2012-2017 menggantikan Fauzi Bowo - Prijanto.[60][61]

Pasca Pilkada 2012

Setelah resmi menang di perhitungan suara, Jokowi masih diterpa isu upaya menghalangi pengunduran dirinya oleh DPRD Surakarta., namun dibantah oleh DPRD.[62] Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga menyatakan akan turun tangan jika masalah ini terjadi,[63] karena pengangkatan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta tidak dianggap melanggar aturan mana pun jika pada saat mendaftar sebagai Calon Gubernur sudah menyatakan siap mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya jika terpilih, dan benar-benar mengundurkan diri setelah terpilih.[64] Namun setelahnya, DPR merencanakan perubahan terhadap Undang-Undang No 34 tahun 2004, sehingga setalah Jokowi, kepala daerah yang mencalonkan diri di daerah lain, harus terlebih dahulu mengundurkan diri dari jabatannya pada saat mendaftarkan diri sebagai calon.[65]
Atas alasan administrasi terkait pengunduran diri sebagai Walikota Surakarta dan masa jabatan Fauzi Bowo yang belum berakhir, pelantikan Jokowi tertunda[66] dari jadwal awal 7 Oktober 2012 menjadi 15 Oktober 2012.[67] Acara pelantikan diwarnai perdebatan mengenai biaya karena adanya pernyataan Jokowi yang menginginkan biaya pelantikan yang sederhana.[68] DPRD kemudian menurunkan biaya pelantikan menjadi Rp 550 juta, dari awalnya dianggarkan Rp 1,05Miliar dalam Perubahan ABPD. Acara pelantikan juga diramaikan oleh pedagang kaki lima yang menggratiskan dagangannya.[69]
Sehari usai pelantikan, Jokowi langsung dijadwalkan melakukan kunjungan ke masyarakat.[70]

Protes serikat buruh atas UMP

Selanjutnya, pada 24 Oktober 2012 yang lalu, terjadi unjuk rasa di Balaikota yang dilakukan sekumpulan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. .[71] Awalnya buruh menuntut kenaikan UMP menjadi Rp 2,79Juta, yang ditanggapi ajakan dialog oleh Basuki Tjahaja Purnama dengan perwakilan buruh. Akhirnya disepakati penggunaan angka survei Kecukupan Hidup Layak bulan terakhir, dari sebelumnya yang dirata-rata dari data Februari 2012 hingga Oktober 2012,[72] serta berbagai poin lainnya sehingga menjadi 13 kesepakatan. [73]
Jokowi kemudian menyerahkan penghitungan UMP yang layak kepada Dewan Pengupahan yang awalnya memunculkan rekomendasi angka Rp1,9Juta. Namun sidang ini diganggu oleh tindakan buruh yang memanggil kembali perwakilannya, sehingga angka ini baru mewakili kepentingan pengusaha. [74]. Akhirnya disepakati oleh berbagai pihak bahwa Upah Minimum Provinsi sebesar Rp 2,2Juta yang kemudian ditetapkan oleh Dewan Pengupahan. [75]
Jokowi melakukan berbagai konsultasi, termasuk dengan Menakertrans Muhaimin Iskandar, Gubernur Banten, dan Gubernur Jawa Barat untuk menentukan UMP yang tepat bagi buruh di DKI Jakarta agar tidak mengalami ketimpangan dengan daerah penyangga, namun masih layak untuk dinikmati pekerja. [76]
Penetapan UMP oleh Jokowi masih menunggu adanya kesepakatan Pengusaha dan Buruh, dan ditambahi alasan "Menunggu Hari Baik". Sehingga hingga 18 November 2012, UMP yang berlaku masih sebesar Rp 1,5Juta.[

 sumber: Wikipedia

Kisah Pengusaha Sukses di Indonesia - Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono

Kisah pengusaha sukses di Indonesia yang diangkat pada artikel berikut ini ialah sejarah berdirinya perusahaan taksi yang mempunyai lambang burung berwarna biru tua. Ya.. taksi yang dimiliki group ini sudah membanjiri ruas-ruas jalan di kota besar yang ada di Indonesia. Sebut saja kota yang dipadati dengan taksi ini, mulai dari Jakarta, Bali, Bandung, hingga Lombok. Siapa sangka usaha yang berawal dari menjajakan bisnis taksi gelap sekarang berubah menjadi market leader di perbisnisan Indonesia, terutama dibidang transportasi. perjuangan wanita ini boleh dikatakan super hebat dalam merintis usaha. Gambaran hidupnya dalam membawa nama Blue Bird agar menjadi nomor satu penuh dengan halangan dan rintangan. Wanita inipun tidak segan-segan melawan unek-unek  yang menerpa pilar usahanya. Saat ini kelompok usaha yang akrab didengar dengan Group Blue Bird ini mempunyai lebih dari puluhan anak perusahaan.

Wanita yang satu ini menorehkan kisah pengusaha sukses di Indonesia dengan perjuangannya yang keras. Wanita yang dilahirkan di kota Malang, Jawa Timur tepatnya pada tanggal 17 Oktober 1923 ini adalah wanita yang memiliki sifat dan karakteryang baik kepada siapa saja. Nama lengkapnya Mutiara Siti Fatimah. Ia mengenyam pendidikan dari SD sampai SMA di kota yang terkenal dengan buah apelnya. Setelah beranjak dewasa, Mutiara memutuskan untuk menikah dengan pria yang bernama Djokosoetono. Untuk lebih jelasnya marilah kita ikuti kisah pengusaha sukses di Indonesia berikut ini.


Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono
Kisahnya dimulai dari sebuah bemo, kendaraan umum dengan roda tiga yang belakangan ini makin sulit ditemui. Selanjutnya adalah 13 ribu armada Blue Bird, perusahaan taksi berlogo burung biru yang didirikan oleh Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono, kini almarhumah.

Burung biru, sejatinya adalah sebuah dongeng di Eropa, yang didengar oleh Mutiara, saat tinggal di Belanda. Dongeng itu bercerita tentang nasihat seekor burung berwarna biru kepada seorang gadis, yang intinya semua keinginan bisa digapai asal si gadis bersedia bekerja keras dan jujur.

Dongeng ini begitu membekas pada ibu dua anak dari perkawinannya dengan Prof. Djokosoetono itu, yang kini namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan dalam kompleks Universitas Indonesia, tempatnya mengabdi.

Dari segi bisnis, kehidupan keluarga Mutiara dimulai saat suaminya meninggal. Satu buah bemo yang dimiliki dan dikemudikan Chandra Soeharto, putra pertamanya, ikut menjadi penopang perekonomian keluarga. Purnomo, adik Chandra yang tidak memiliki surat izin mengemudi, bertugas sebagai asisten alias kondektur.

Mutiara mulai masuk ke bisnis taksi setelah dapat hadiah dua mobil dari polisi dan tentara, sebagai jasa atas pengabdian sang suami yang meninggal tahun 1965. Berhubung yang selalu menyopiri adalah Chandra, maka nama yang dikenal pun Chandra Taksi.

Izin sebagai perusahaan taksi, diperoleh Mutiara era Gubernur Ali Sadikin (alm) memimpin Jakarta, pada tahun 1971. Sempat tidak diberikan izin lantaran belum berpengalaman, membuat wanita kelahiran Malang, Jawa Timur itu makin kreatif. Para penumpang Chandra Taksi dimintai rekomendasi layanan mereka, kemudian diajukan ke Gubernur. Hasilnya: izin pun keluar.

selamat jalan bemo. Karena setahun setelah Blue Bird berdiri, 25 taksi langsung dieperasikan. Mobil-mobil yang digunakan adalah buah kepercayaan para istri mantan pejuang terhadap Mutiara. Ini, armadanya sudah mencapai 21 ribu taksi.
Bisnisnya pun melebar hingga ke angkutan kontainer. Namun yang pasti, tetap konsisten di jalur transportasi darat yang setiap bulan melayani 8,5 juta penumpang. (sumber: plasadana.com)

Itulah sebuah kisah pengusaha sukses di Indonesia yang didapat oleh Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono. Walaupun tanpa kehadiran seorang suami, namun semangat bisnisnya tidak pernah pudar, sekalipun dirinya tidak tahu sama sekali mengenai dunia bisnis.  Dengan hanya berbekal keinginan yang kuat untuk menghidupi anaknya, akhirnya ia mampu untuk meraih segala cita-citanya.

Cermin perjalanan seorang Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono tampaknya patut dicontoh dan diterapkan dalam menjalankan usaha. Keberhasilan itu semua tak lepas dari kerja keras, optimisme yang yang tinggi, dan kecintaannya terhadap pekerjaan. Teruslah melaju Blue Bird Group agar menjadi perusahaan paling terdepan di garda bisnis transportasi Indonesia. Semoga bermanfaat dan bisa menambah semangat anda, salam sukses luar biasa. 

Minggu, 24 Februari 2013

Social House Cafe, Tempat Asyik Berkumpul Bersama Keluarga


Tempat nongkrong sekaligus tempat makan ini cukup terkenal. suasana disini sangat menyenangkan, nyaman, Lokasinya cukup strategis dan mudah ditemukan dengan warnanya yang merah menyala. Social House Café yang terletak di Grand Indonesia, Est Mall Lantai 1, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat ini mempunyai kenyamanan untuk Anda bersama keluarga. Café ini cocok untuk dijadikan tempat berkumpul bersama dengan teman-teman, maupun keluarga. Ruangan disini juga cukup luas dan besar dengan meja-meja dan kursinya yang tertata rapi. Pelayanan di sini juga profesional, pramusaji nya  berpakaian rapi dengan pekerjaan mereka yang teratur dan sesuai dengan standarnya.

Selain ruang indoor Café ini juga mempunyai ruang outdoor. Selain itu ada ruang smoking dan ruang non smoking. Suasana disini sangat elegan, nyaman, dan cocok digunakan untuk santai. Dengan Interiornya dan dekorasi sepeti western cafe ditambah tanaman yang ada didalamnya membuat suasana rilex dan nyaman. Pencahayaannya kuning teduh, suasananya menjadi hangat.
Menu yang disajikan disini sangat beragam. Untuk menu minumannya  disini menawarkan Mocktails, Grandma’s Ice Lemon Tea, dan masih banyak yang lainnya. Untuk menu minuman favoritnya Café ini menyajikan Homemade Lemon tea Lemon tea ini diatasnya dicampur satu scope (seperti) sorbet, rasanya agak asem tapi segar dirasakan. Kemudian ada daun Mint dan potongan lemon didalamnya. Rasanya enak, segar & manisnya pas. 
 Untuk menu makanannya Café ini menyediakan Dory fish yang disajikan dipiring dan isinya ada daging ikan dory. ikan dorynya digoreng dengan tepung renyah dan juga crispy. selain itu juga di piringnya diberikan garnish berupa saos yg dihias seperti membentuk tumpahan. Selain itu ada juga BBQ Baby Chicken, Chicken Quesadilla, Chilli Con Carne Cons, Beef Cannlloni dan masih banyak yang lainnya.
Untuk menu pencuci mulutnya Anda bisa memesan Chocolate Warm Cake Warm, cake ini disajikan dlm mangkok kecil, rasanya enak, tidak terlalu manis, pahitnya juga tidak begitu pekat . Tekstur luar dari cake ini sangat lembut, dan  di bagian bawah mangkok terdapat kejutan kecil yaitu ada blueberry.
Bagi Anda yang ingin minuman yang beralcohol Disini juga disediakan Alcohol Drink. Area parkirnya juga luas, tersedia juga ruang VIP.
Harga yang ditawarkan disini juga bervariasi, harga mulai dari Rp. 20.000,- hingga Rp. 200.000,-. Café ini buka dari jam 08.00 sampai jam 01.00 WIB.
Selain Social Café Anda masih bisa menemukan banyak tempat makan lainnya yang ada di Jakarta Pusat seperti Fab Café, Hongkong Café dan Shisa Café , tentunya dengan kualitas kuliner , fasilitas dan pelayanannya yang bisa memuaskan Anda bersama keluarga tersayang.
Akses :
-Busway : Anda bisa turun di Halte TransJakarta Bundara Hotel Indonesia
- Taxi

Hotel Terdekat :
- MaxOneHotels at Sabang

sumber : wisata jakarta / panduanwisata.com

Selasa, 19 Februari 2013

TIPS BEPERGIAN DENGAN BAYI



Bepergian dengan bayi dapat menjadi hal yang merepotkan. Anda harus menjaga kondisi tetap segar, sementara di saat yang sama harus pula mengurus si kecil Anda yang rewel di kendaraan. Berikut tips untuk membantu perjalanan Anda bersama si kecil tetap aman dan nyaman
  1. Konsultasikan dengan dokter, terutama jika hendak bepergian jauh atau ke luar negeri. Ada beberapa negara yang mempunyai penyakit tertentu yang akan menular pada si kecil. Beberapa negara Eropa misalnya, menjadi tempat penyebaran yang empuk bagi Rubella (campak Jerman) yang sangat berbahaya bagi si kecil dan ibu hamil.
  2. Jika Anda memberikan susu botol, pastikan air yang akan digunakan sudah matang. Kalau tak yakin, sebaiknya bawalah selalu minuman kemasan yang baik.
  3. Anda perlu membawa tas bayi yang berisi baju, popok, lap, kantung plastik, selimut, dan obat-obatan yang mungkin diperlukan, termasuk obat penurun panas. Tempatkan di tempat yang mudah terjangkau.
  4. Akan lebih mudah jika Anda bepergian bersama suami atau teman, karena mereka bisa membantu Anda menggendong bayi atau membawakan tasnya.
  5. Saat berada di perjalanan:
    • Mulailah perjalanan Anda dengan posisi duduk yang nyaman dan banyak istirahat
    • Bawalah selalu botol minuman yang besar dan minumlah secara teratur
    • Gunakan koper yang memiliki roda sehingga Anda tak perlu menjinjingnya
    • Bawalah kendaraan bayi sehingga tangan Anda bisa bergerak dengan lebih leluasa sambil membawa barang-barang lainnya
    • Pakailah sepatu dan pakaian yang nyaman
  6. Bepergian dengan pesawat :
    • Saat Anda memesan tiket, tanyakan lebih dulu apakah boleh membawa kursi bayi atau kursi satu lagi untuk bayi Anda
    • Pesanlah tempat duduk yang yang letaknya di sebelah jalan (jangan di tengah) supaya Anda bisa leluasa bergerak
    • Berilah bayi makan (atau susui) saat pesawat tinggal landas dan mendarat. Tindakan ini bisa menghindarkan bayi dari gangguan pada telinganya akibat perubahan tekanan udara.
    • Berjalan-jalanlah di dalam kabin sesering mungkin
  7. Bepergian dengan mobil :
    • Saat mobil sedang berjalan, jangan memberi makan bayi, jangan membuatnya bersendawa, dan jangan membaringkannya di pangkuan. Jika harus menggendong dan mengangkatnya, hentikan dulu mobil. Posisi perut yang tak nyaman pada bayi akan mendorongnya untuk muntah. Lindungi bayi dari panas yang menerobos ke dalam mobil. Kalau perlu kenakan topi.
    • Berhentilah sesering mungkin supaya Anda bisa beristirahat sambil berjalan-jalan dengannya. Jika Anda berkendaraan umum, berjalanlah di sela-sela jalan di dalam mobil.
    • Sebaiknya Anda berbagi tanggungjawab dengan teman seperjalanan untuk menggendong, menggantikan popok, dan menepuk punggungnya jika bersendawa.
    • Bawalah buah-buahan dan makanan ringan bergizi agar Anda tetap bugar di perjalanan. Jangan lupa untuk tetap santai dan ceria karena rasa nyaman itu akan menular pada si kecil.
 
 
Sumber : korantempo.com

Kamis, 14 Februari 2013

ROMANSA LIBURAN BERDUA SAJA

Ada banyak jalan dan cara untuk menghadirkan ambiens romantis dengan pasangan. Yang jelas, pastikan acara berduaan Anda tak cuma sekadar ritual. Bereaksilah dengan spontan, manakala ada waktu luang! Sebagian besar orang berpendapat, butuh waktu khusus untuk bisa merasakan suasana penuh cinta dengan yang terkasih. Ada juga yang beranggapan, romantisme hanyalah milik beberapa kalangan saja. Padahal, Anda pun tahu bahwa cinta itu ada di mana-mana, tersebar di sekitar kita. Nah, untuk mewujudkannya, cuma satu modal yang diperlukan: kemauan!
Adanya keinginan itu akan membuka diri Anda pada berbagai jalan. Setelahnya, coba pahami tipe pasangan seperti apakah Anda dan si dia. Telisik lagi kesamaan hobi yang Anda sukai berdua. Atau, jadikan momentum yang baru saja Anda berdua lalui sebagai titik tolaknya. Hers memberi beberapa inspirasi masukan mengenai beberapa lokasi cantik dan romantis demi semakin eratnya jalinan kasih sayang yang terdapat dalam hati Anda dan pasangan, baik yang masih berpacaran, ingin menikah, baru mengucap janji ataupun pasangan yang sudah sekian lama setia seiya-sekata. Semoga ulasan ini dapat mengobarkan api-api asmara yang kembali merajai dada.

Pesona Tanah Parahyangan di Kampung Sampireun Boutique Resort Garut 

Sebuah destinasi liburan yang tepat bila Anda perlu sejenak mengendurkan kembali penat yang menegangkan kondisi tubuh Anda, dan istimewanya lagi Anda tak perlu waktu lama untuk mencapainya. Adalah Kampung Sampireun sebuah resort yang terletak di Desa Sukakarya, Samarang. Setelah bermobil sekitar satu setengah jam dari Bandung ke arah Garut, penunjuk jalan ke Kampung Sampireun mulai banyak tampak di sisi-sisi jalan, sehingga Anda tak perlu khawatir hilang arah ketika dalam perjalanan menuju tempat ini. Dan selama perjalanan tersebut, akan tampak satu dua petak tanaman tembakau yang bagai 'malu-malu' menampilkan semburat indahnya karena berselang-seling dengan beberapa rumah penduduk. Walaupun jalan tidak ramai kecuali oleh satu dua angkot dan truk, mobil tidak bisa melaju kencang karena banyak polisi tidur. Mungkin karena jalan ke Kampung Sampireun searah dengan pembangkit listrik tenaga uap Kamojang dan Taman Wisata Kamojang di lereng Gunung Guntur. Saat Anda tiba di sana, sajian alam pertama yang dapat dinikmati adalah pemandangan sebuah danau seluas 1,4 hektar dengan rumah-rumah berdinding bambu yang menjorok di atas danau segera menyambut Anda begitu tiba di lobi. Bambu dan kayu menjadi unsur dominan di dalam dan luar ruang pondok yang kerap di sebuat cabana dan lanai.

Setiap akhir pekan resor tempat para tamu melepas lelah seluas sekitar empat hektar ini nyaris selalu terisi penuh. Namun , di hari biasa hanya beberapa tamu saja yang singgah di sini Beragam keindahan khas Kampung Sampireun dapat dinikmati berbeda baik pada saat siang dan maupun malam. Saat malam tiba resort ini menyajikan hamparan pemandangan tersendiri bagi mereka yang berada di sana, seperti saat riak-riak permukaan air danau yang berkilau ketika ditimpa cahaya bulan sehingga lintas tipis sinar bertranslansi menjadi sebuah genangan terang di atas permukaan danau.

Di ujung kanan samar-samar, barisan daun-daun bambu yang melindungi mata air sebagai sumber air danau pun sama baiknya dalam menerjemahkan pesona dahsyat resort yang belakangan telah menjadi salah satu tempat liburan favorit para penggemar wisata Sebab, Kampung Sampireun dengan segala kesederhanaan yang ditawarkan justru berbalik memberikan rasa damai dan tenang yang bagi para pengunjungnya merupakan sebuah perwujudan emosi yang terbilang mahal di tengah hiruk pikuk berbagai macam bentuk aktifitas khas perkotaan yang kerap menyita banyak waktu pelakunya.




Bali Tidak Pernah Salah! Dava Restaurant & Martini Club, The Ritz Carlton Bali. 


Bali sudah pasti merupakan tujuan utama para pasangan yang ingin mencari ketenangan, keromantisan dan juga kenangan indah. Jika kunjungan Anda ke Bali sudah tak bisa dihitung lagi banyaknya karena terlalu sering, ada baiknya Anda dan si dia sesekali mampir untuk menikmati suasana romantis di malam hari sambil memandangi beludru biru lautan di Dava Restaurant. Tak hanya malam saja, di hari terang pun tak ada salahnya Anda dan dia melewatkan waktu di sana, karena hidangannya yang bergaya Asia modern ini dijamin akan jadi sahabat kental bagi lidah Anda dan si dia.
Hidangan spesial dari Dava yang disajikan oleh Chef de Cuisinenya yang telah berpengalaman melayani berbagai bintang kelas dunia, seperti Red Braised Pork Hock, Seared Scallops, Herb Crusted line caught Snapper with Sweet Pork Nori Tempura dan Giant River Prawns, Morel dan Foie Gras Sui Mai. Sambil bersantap, perhatikan interior restoran ini yang bernapas kontemporer. Sesuai dengan namanya yang berarti air dalam bahasa Sansekerta, Dava memiliki desain eksterior menyerupai bunga lotus yang dikelilingi oleh air. Di bagian interiornya, nuansa puti terasa begitu lekat sejalan dengan konsep open kitchen-nya.
Ketika menikmati malam, jangan lewatkan kesempatan untuk bertandang ke The Martini Club yang masih berada dalam satu lokasi dengan Dav. Di sini, Anda dan pasangan dapat mencicipi beragam jenis Martini, dari 35 pilihan yang tersedia, seperti Lemonggras Martini, Nutty-Tini, Triple Sec, hinggal yang klasik macam Gimlet, The 007 dan Ian Flemings Martini.



Luapan Sensasi di Sulawesi, Duos Adventurous, Taman Nasional Laut Bunaken. 

Tak perlu berkecil hati bila Anda dan pasangan bukanlah penyelam. Beberapa resort di Bunaken juga ada yang menyediakan jasa pelatihan menyelam singkat sehingga Anda pun bisa segera menikmati keindahan bawah laut Bunaken. Ada beberapa titik penyelaman pilihan yang sering direkomendasikan oleh para dive guide lokal, seperti Muka Kampung, Lekuan, Bunaken Timur, Sachiko's Point, dan Mike's Point. Beberapa spesies yang kerap didapati di titik penyelaman tersebut di antaranya scorpion fish, pipe fish, box fish, white tip sharik, baracuda, penyu sisik, stone fish hingga lumba-lumba.

Snorkeling berdua dengan si dia juga merupakan salah satu kegiatan lain selain menyelam yang dapat Anda praktekan di sini, dan bisa menjadi pengalaman menarik sebab pemandangan bawah laut Bunaken bukan sekadar isapan jempol, para wisatawan yang sempat berlibur di sana, pasti selalu dibuat berdecak kagum atas karunia Tuhan yang terasa spesial di bumi Sulawesi tersebut. Jika beruntung, Anda pun bisa berkesempatan melihat ikan duyung hilir mudik berenang di permukaan air, dan penyu laut yang memang hobi berendam di pinggir pantai Bunaken yang berpadang luas ini. Satu hal yang jangan sampai khilaf diingat adalah, jangan pernah lepaskan pegangan tangan Anda dari pasangan agar si dia juga bisa bersama-sama Anda untuk melihat ikan langka tersebut saat Anda berkesempatan menyaksikannya.


Cocotinos Resort

Memiliki lokasi di tepi pantai Wori Bay atau Teluk Wori yang berjarak hanya 20 menit saja dari Siladen Island dan Bunaken Island yang popular akan taman lautnya tersebut ini memberikan memori tersendiri bagi para wisatawan yang menyempatkan diri untuk menginap di sana, dengan dinding karang berserta fauna seperti kura-kura dan ikan-ikan hiu yang berkeliling di area tersebut menjadikan suasana menginap dan menyelam di Cocotinos Resort menjadi sebuah bagian dari pengalaman seru yang menarik dan tak terlupakan. Dari Manado Sam Ratulangi International/Domestik Airport (MDC), Anda hanya membutuhkan waktu 25 menit saja untuk mencapai resort yang terletak di Sulawesi Utara ini.
Cocotinos Resort Manado berjumlah 18 buah kamar yang terdiri dari 16 villa (4 Villa Rooms - Water`s Edge, 10 Villa Rooms, 2 Villa Rooms - Upper Floor) dan 2 suite. Didesain dengan gaya simple dan minimalis, resort ini mempunyai langit-langit yang tinggi setiap kamar nya untuk menciptakan atmosfir yang baik di dalam kamar. Semua villa didesain dengan model duplex (2 villa dengan 1 atap). Setiap kamar dilengkapi pula dengan teras pribadi yang menghadap pantai, dikelilingi dengan tanaman tropis dan langsung akses ke pantai (ocean view).

Cocotinos Resort Manado menyajikan beragam aktifitas untuk melewatkan masa bulan madu anda berdua dengan pasangan, diantaranya: dive centre, digital room, land tour, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa melewatkan waktu bersama pasangan di Laleina Spa, perawatan tubuh terdiri dari beragam pijatan, paket manicure / pedicure, dan body scrub bisa menjadi pilihan untuk bersantai di tempat ini.


Kamandalu Resort Ubud


Kamandalu Resort Ubud
Perjalanan ke Bali akan terasa berbeda bila Anda memilih menetap di Kamandalu Resort Ubud selama beberapa malam, dengan suasana tenang yang eksotis di daerah perbukitan yang dihiasi oleh hamparan persawahan yang bertingkat-tingkat, bukit dengan tanaman  tropis, hutan dan juga aliran sungai yang mengesankan aksen magis sehingga dalam sekejap dapat menghilangkan kepenatan yang muncul akibat lelah bekerja. Pesona manis tersebut hanya bisa Anda temukan di Kamandalu Resort and SPA yang berlokasi di Tegalalang, sebuah daerah di kawasan Ubud yang memang secara alamiah memiliki pemandangan terasering memukau bagi siapapun yang menyaksikannya. Kecantikan alam dipadu dengan kemewahan hunian dan fasilitas hotel bintang lima semakin melengkapi kesempurnaannya di mata para wisatawan yang mengunjunginya. Terlebih, untuk mencapai tempat ini, hanya Anda butuh waktu 1 jam saja dari Bandara International Ngurah Rai.

Arsitektur di Kamandalu Resort didesain sedemikian rupa demi menghadirkan essensi gelimang mewah bermalam di tempat terbuka yang pandai memanjakan mata dengan tampilan pemandangan nan spektakular dan sulit dilupakan. Arsitektur bangunan resort ini mengetengahkan gaya bangunan bernuansa Bali yang divariasikan dengan perabot dan gaya interior etnik khas budaya setempat plus tidak lupa balutan suasana romantis yang ampuh menggelitik setiap pasangan pengantin baru untuk terus menerus bermesraan di tempat ini. Terdapat beberapa pilihan villa seperti Garden Pavillion, Family Pavillion, Deluxe Pool Villa, Garden Villa, Duplex Villa, Pool Villa, dan Two Bedrooms Pool Villa, kemudian pelayanan yang dipersembahkan pada masing-masing tipe kamar beragam, namun pastinya di Resort bintang lima macam Kamandalu, tentu tak satu pun dari tempat ini yang mampu mengecewakan Anda.

Restoran di Kamandalu Resort and SPA juga menghadirkan suasana romantis di tengah alam di Ubud di mana wisatawan dapat menikmati sajian lezat dari koki yang profesional. Petulu Restaurant menyajikan makanan khas Asia, Cempaka Kafe adalah tempat yang tepat untuk makan siang dimana kecantikan sawah dan perbukitan dapat dinikmati dengan santai menemani sajian siang yang lezat, Kodok Klub menawarkan tempat dan suasana hangat untuk sekedar bercengkrama sembari minum cocktail, Swim-up Bar dapat menyegarkan dahaga dan menambah keceriaan bersantai di kolam renang, Villa Dining adalah pilihan yang tepat di saat wisatawan ingin menikmati saat - saat pribadi di villa masing - masing.

Selanjutnya, di sini para  wisatawan pun dapat memanjakan diri dengan berbagai perawatan tradisional ala Bali atau Asia. Dilatar belakangi dengan pemandangan yang cantik, saat - saat menyenangan sambil memanjakan diri menjadi tak terlupakan. Fasilitas SPA yang lengkap seperti ruangan perawatan pribadi, Jacuzzi dengan air panas dan dingin, ruang sauna dan salon kecantikan dapat menghilangkan penat sekaligus mempercantik diri.